Perbekel Nyaksiang Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Sobangan

30 April 2026
Administrator
Dibaca 13 Kali
Perbekel Nyaksiang Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Sobangan

Pada hari Rabu, 29 April 2026, Perbekel Desa Sobangan bersama Ibu Perbekel menghadiri langsung undangan (uleman) untuk tangkil nyaksiang rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem Desa Adat Sobangan. Kehadiran Perbekel beserta Ibu Perbekel pada pukul 10.00 WITA tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam mendukung serta melestarikan kegiatan adat, tradisi, dan keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Desa Sobangan.

Piodalan di Pura Dalem Desa Adat Sobangan merupakan salah satu kegiatan sakral yang memiliki makna spiritual mendalam bagi krama desa adat. Upacara ini tidak hanya menjadi sarana persembahyangan dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat persatuan, kebersamaan, dan rasa gotong royong antarwarga. Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Perbekel Desa Sobangan bersama Ibu Perbekel turut mengikuti jalannya upacara dengan penuh rasa bhakti sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual masyarakat setempat.

Kehadiran pemerintah desa dalam kegiatan piodalan ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah dengan masyarakat tidak hanya terjalin dalam pembangunan fisik semata, tetapi juga dalam pelestarian adat, budaya, serta kegiatan keagamaan. Perbekel Desa Sobangan menyadari bahwa keberlangsungan tradisi dan budaya lokal merupakan bagian penting dalam menjaga identitas desa serta memperkokoh keharmonisan sosial di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, partisipasi aktif dalam kegiatan seperti piodalan menjadi salah satu bentuk dukungan moral dan sosial pemerintah desa terhadap masyarakat adat.

Melalui kehadiran ini, diharapkan hubungan harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat Desa Sobangan semakin kuat, sehingga tercipta kerja sama yang baik dalam setiap aspek kehidupan, baik pemerintahan, sosial, budaya, maupun spiritual. Kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa pemerintah desa senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam berbagai kegiatan penting, termasuk upacara adat dan keagamaan, guna menjaga kebersamaan serta memperkuat rasa persaudaraan.

Dengan terlaksananya kegiatan tangkil nyaksiang piodalan ini, Desa Sobangan kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga warisan budaya Bali yang adi luhung. Semangat kebersamaan antara pemerintah desa, desa adat, dan seluruh masyarakat diharapkan terus terjaga demi mewujudkan Desa Sobangan yang harmonis, religius, serta berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya Bali.