Potensi Desa Dibidang Peternakan

01 Januari 2020
Administrator
Dibaca 102 Kali
Potensi Desa Dibidang Peternakan

Usaha ternak di desa memiliki prospek yang baik. Harga yang ditawarkan bisa bersaing oleh karena biaya produksi pada usaha peternakan di desa relatif lebih rendah. Untuk memulai usaha peternakan di desa, misalnya dalam pembuatan kandang ternak, memerlukan biaya yang lebih murah karena bahan-bahannya dapat diperoleh lebih mudah. Selanjutnya dengan kemajuan teknologi informasi, terdapat berbagai kemudahan agar produk peternakan yang dihasilkan dapat dikenal di pasaran. Internet sudah dapat diakses hingga pedesaan, daerah pegunungan, dan wilayah terpencil. Perkembangan media sosial juga memberikan kemudahan agar produk-produk peternakan dapat dipasarkan ke berbagai wilayah. Ditambah lagi dengan akses jalan raya yang semakin baik untuk mengangkut hasil-hasil peternakan. Pada pasar lokal di desa, hasil produk peternakan dapat meningkatkan konsumsi protein masyarakat di desa. Dengan demikian, konsumsi proten hewani nasional bisa meningkat yang berimplikasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia penduduk Indonesia. Potensi sumber daya yang tersedia di desa dapat dioptimalkan dalam upaya pengembangan komoditas peternakan. Jenis komoditas yang dipilih dapat disesuian dengan kondisi alam dan infrastruktur yang tersedia di masing-masing desa.

Beternak di desa merupakan salah satu piliihan strategis untuk pemenuhan kebutuhan pangan nasional. Dari segi kebijakan, ketersediaan sumber daya, kebutuhan permodalan, akses pemasaran, dan keuntungan, beternak di desa sangatlah menjanjikan. Upaya mendotong usaha ternak di desa sekaligus mengurangi urbanisasi yang selama ini menjadi permasalahan hampir sebagain besar wilayan kota di Indonesia.Potensi ekonomi dari usaha ternak di desa dapat mencipatkan lapangan pekerjaan baru bagi generasi muda.