Wakil Bupati Badung Hadiri Uleman Karya Ngenteg Linggih di Pura Prajapati Desa Adat Sobangan, Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pelestarian Adat Budaya

03 Mei 2026
Administrator
Dibaca 85 Kali
Wakil Bupati Badung Hadiri Uleman Karya Ngenteg Linggih di Pura Prajapati Desa Adat Sobangan, Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Pelestarian Adat Budaya

Sobangan – Suasana penuh khidmat, sakral, dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan uleman dalam rangka Karya Ngenteg Linggih di Pura Prajapati Desa Adat Sobangan yang digelar pada pukul 10.30 WITA. Kegiatan keagamaan besar ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sobangan dalam menjaga, melestarikan, serta memperkokoh nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual warisan leluhur Bali.

Kehadiran Wakil Bupati Badung dalam acara suci tersebut menjadi bentuk nyata perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat. Setibanya di lokasi acara, Wakil Bupati Badung disambut secara langsung oleh Bapak Perbekel Desa Sobangan bersama Bendesa Adat Sobangan dengan penuh rasa hormat serta nuansa adat Bali yang kental.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, DPRD Provinsi Bali Drs. I Nyoman Laka, DPRD Kab. Badung I Made Yudana, ST., M.A.P, jajaran Polsek Mengwi, Bendesa Adat beserta Prajuru Adat Dukuh Moncos, Prajuru Banjar Tegalnarungan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur adat dan pemerintahan lainnya yang bersama-sama menunjukkan dukungan terhadap suksesnya pelaksanaan karya agung tersebut.

Prosesi penyambutan berlangsung semakin semarak dan penuh makna dengan iringan meleladan dari PKK Banjar Selat dan PKK Banjar Tengah Desa Sobangan. Kehadiran para ibu-ibu PKK dengan balutan busana adat Bali yang anggun menambah suasana religius sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upacara yadnya.

Dalam sambutannya, Bendesa Adat Sobangan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran seluruh undangan, khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Desa Sobangan yang telah memberikan dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Ngenteg Linggih tersebut. Beliau menegaskan bahwa bantuan dana upakara sebesar Rp500 juta dari Pemerintah Kabupaten Badung dan Rp225 juta dari Pemerintah Desa Sobangan merupakan wujud kolaborasi luar biasa yang sangat membantu masyarakat dalam menyukseskan karya besar ini.

“Melalui kesempatan yang suci ini, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran para undangan serta dukungan pemerintah Kabupaten Badung dan Pemerintah Desa Sobangan. Bantuan ini bukan hanya sekadar dana, namun bentuk perhatian dan komitmen bersama dalam menjaga adat, agama, dan budaya Bali,” ungkap Bendesa Adat Sobangan.

Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Badung menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung senantiasa hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program-program adat, budaya, dan keagamaan yang memerlukan pembiayaan besar demi menjaga warisan leluhur tetap lestari.

Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen membantu kegiatan-kegiatan besar yang membutuhkan dana “sane ageng”, kemudian berkolaborasi dengan pemerintah desa yang turut memprogramkan dukungan dana “sane alit”, sehingga terjalin sinergi yang harmonis antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa demi kesejahteraan masyarakat serta keberlangsungan tradisi Bali.

“Pemerintah Kabupaten Badung akan selalu hadir mendukung kegiatan masyarakat, terlebih dalam pelaksanaan yadnya yang menjadi bagian penting dari kehidupan spiritual dan budaya Bali. Ini adalah bentuk kolaborasi nyata bersama pemerintah desa agar seluruh program dapat berjalan dengan baik,” ujar Wakil Bupati Badung.

Pelaksanaan uleman dan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan. Masyarakat yang hadir mengikuti setiap prosesi dengan rasa bhakti dan kebersamaan, mencerminkan kuatnya persatuan antara pemerintah, desa adat, dan seluruh krama desa dalam menjaga tradisi suci.

Karya Ngenteg Linggih di Pura Prajapati Desa Adat Sobangan tidak hanya menjadi simbol pelaksanaan upacara keagamaan semata, namun juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat adat mampu menjaga eksistensi budaya Bali di tengah perkembangan zaman. Dengan semangat ngayah, gotong royong, dan dukungan bersama, Desa Sobangan kembali menunjukkan komitmennya sebagai desa yang kuat dalam adat, budaya, dan spiritualitas.